Menyukaimu dalam Diam
Pertemuan kau dan aku menyisakan sebuah kenangan yang tak terlupakan, kau yang bersikap ramah padaku dengan kepribadian hangatmu pun memberikan perhatian kecil lantas membuat diriku salah tingkah. Senyumanmu nan begitu lembut meruntuhkan dinding hati yang selama ini membeku, perlahan rasa pun tumbuh tanpa disadari merasuk dalam kalbu.
Adakalanya rasa yang telah berkecamuk dalam relung hati sulit untuk diungkapkan, bibir ini seketika membisu tuk mengucapkan beberapa kata kepada dia yang telah ku sukai. Kau adalah nama yang ku sebut dalam doa, dan kau adalah sosok yang ku dambakan dalam khayalan. Hari demi hari telah berlalu, tanpa disadari aku merindukanmu.
Kini, aku hanya menyukaimu dalam diam. Rasa yang telah lama tumbuh hanya bisa ku tuangkan dalam rangkaian diksi-diksi sederhana dalam secarik kertas yang telah menjadi saksi bisu.
Menyukaimu Dalam Diam
Comments
Post a Comment