Apa itu Bagang?
Natal dan tahun baru telah tiba, di penghujung tahun ini berbagai macam wisatawan memenuhi tempat rekreasi untuk melepaskan penat dan menikmati kebersamaan dengan keluarga, teman, atau kekasih. Apa rencana liburan kalian guys? Pasti di antara kalian ada yang berlibur ke tempat wisata alam salah satunya adalah pantai.
Nah saya punya rekomendasi nih tempat yang indah untuk berlibur yaitu Geopark Ciletuh yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Geopark Ciletuh ini terdapat berbagai pantai yang membentang dan berbagai macam curug, bagi yang sudah pernah berlibur disini pasti tidak asing dengan benda-benda yang mengapung di atas lautan. Benda apasih itu? Kok bisa mengapung di atas lautan?
Tahukah kalian bahwa benda yang mengapung di atas lautan tersebut bernama bagang.
Apa itu Bagang?
Bagang atau bagan adalah suatu alat untuk menangkap ikan dengan menggunakan jaring dan lampu. Bagang terbuat dari bambu yang memiliki panjang 9 hingga 18 meter yang ditancapkan di dasar laut atau karang, harga satu bagang berkisar kurang lebih 2 juta rupiah hingga 10 juta rupiah tergantung dari ukuran bagang tersebut.
Berdasarkan penuturan salah satu nelayan setempat berkata bahwa proses penangkapan ikan dilakukan dengan cara membentangkan jala, bagang tersebut diberi pencahayaan berupa lampu yang bersumber dari genset.
Saat musim barat, nelayan menghentikan kegiatan melautnya dikarenakan badai yang terjadi di laut, oleh karena itu banyak bagang yang terbawa oleh badai hingga ke pantai provinsi lain yaitu Banten. Bagang yang terbawa oleh badai mengalami kerusakan parah ketika terdampar di pantai lain, maka dari itu nelayan lain yang menemukan bagang rusak akan diberi uang senilai harga bagang yang sesuai dengan ukurannya oleh nelayan yang punya bagang tersebut.
Musim barat terjadi pada bulan desember sampai maret, nelayan melakukan aktifitas melautnya kembali pada bulan april sampai november. Karena pada bulan april hingga november cuaca sedang cerah yang memudahkan nelayan untuk menangkap ikan.
Nah kebayang gak sih guys betapa susahnya nelayan mencari ikan? Mereka sudah berjasa untuk menangkap ikan agar mencukupi kebutuhan sehari-hari yang akan dijual ke pasar untuk dibeli dan dikonsumsi oleh kita sebagai sumber protein yang menyehatkan tubuh. Oleh karena itu kalian harus bersyukur ya jika bisa menkonsumsi ikan, karena banyak orang yang tidak mampu yang tidak bisa menkonsumsi ikan.
Ohiya kalian juga bisa melihat indahnya bagang pada malam hari karena jika dilihat dari jauh sembari berjalan kaki atau mengendarai motor pun mobil maka terlihat seperti kunang-kunang yang berterbangan di atas lautan, cantik sekali dan akan membuat kalian berdecak kagum melihat keindahan tersebut.
![]() |
| bagang di kala sore menjelang malam |
![]() |
| bagang kala malam hari |
Bagaimana? Indah bukan? Jika kalian tertarik melihat pemandangan indah ini maka datanglah ke Geopark Ciletuh, kalian akan disuguhkan oleh pemandangan lautan yang indah. Semoga artikel ini bermanfaat ya guys, happy holiday~ Tschüss!
Referensi:
[i] Narasumber nelayan setempat
[ii] Foto bagang di siang hari
Dokumen Abdurrachman
[iii] Foto bagang di malam hari
Dokumen pribadi





Comments
Post a Comment