Puisi Untuk Tenaga Medis

Dunia tengah berduka lantaran banyaknya tenaga medis yang jatuh sakit hingga meregang nyawa, demi menyembuhkan pasien yang terkena virus Covid-19 nan telah memakan korban. Kita sebagai masyarakat patutnya bersyukur dan sangat berterimakasih kepada mereka yang telah menyelamatkan banyak jiwa. 
 
Goresan tinta yang tertuang dalam secarik puisi ini didedikasikan kepada tenaga medis yang tak kenal lelah pun pantang menyerah demi menyembuhkan jiwa terlepas dari bengisnya virus corona. Berharap tenaga medis diseluruh dunia memupuk rasa haru bahagia pun gelora api yang terus membara didalam lubuk hati yang paling dalam.



Secarik Goresan Teruntukmu Yang 
Sedang Berjuang

oleh: Tiara Azzahra Anzani

(i) 

Kala para sebagian orang 
merajalela bertolak dari rumah,
tatkala menghalau rasa bosan 
yang mengundang kecamuk amarah.

Engkau bersemayam dalam 
rumah sakit penuh sesak,
dengan sekuat tenaga dan jiwa
mengobati mereka yang menderita luka.

Berselimut hazmet dengan masker 
yang mengikat kepala pun 
berbungkus erat helm pengaman,
adalah kegersangan yang 
menemani hari-harimu.

Engkau merintih kelelahan serta
air mata membasahi pipimu,
seketika tangan ringkihmu 
menyeka dengan pilu.

Rasa penat menusukmu tanpa ampun 
dan kematian menghantuimu setiap detik, 
pun rindu terhadap orang-orang terkasih 
menyayat sendu relung hatimu.


(ii)

Engkau menjelma sebagai garda 
terdepan tuk seluruh jiwa,
seketika gelar "pahlawan" 
kerap tak luput darimu.

Lantunan beribu-ribu doa berhembus 
pelan membisiki dirimu,
tiada hentinya merapalkan dengan
khusyuk kepada Tuhan.

Untaian beribu-beribu kata terimakasih
dari seluruh khalayak,
acapkali tak terhenti sepanjang 
masa kepadamu.

Engkau menyelamatkan pun 
menyembuhkan dunia 
dalam kegelisahan,
hatimu bagaikan permata 
yang teramat mulia.

Semoga Tuhan selamanya 
menyertaimu tiada hentinya,
melindungimu demi terlepas dari
keletihan dan keresahan yang teramat dalam.


Sukabumi, 2020.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Uji Kualitatif Pewarna Tambahan

Teknik Menggambar Zentangle

Pengakuan